Minggu, 07 Maret 2010

Naungan Derita

Seribu tikaman merobek jantung
Merasakan belati yang menancap di ubun-ubun
Satu kata yang meracuni
Mengalir ke seluruh tubuh

Derita cinta dan dua dunia yang bertentangan
Bagaikan mutiara yang di rendam oleh darah
Hati yang bahagia terkubur bara api
Denting lembut dan nada indah seolah jadi saksi

Kesedihan tak pernah menjauh
Kepedihan tak pernah membisu
Lamunan nyawa terekam dalam semilir angin
Mengantarkan ke dalam naungan derita

Renungan jiwa yang menyesatkan hati
Terlamun dalam sepi, terdiam dalam sinar rembulan
Aroma nyawa terenggut derita
Terhilang keinginan memiliki kehidupan hakiki...

Kamis, 14 Januari 2010

Tekad Tertikam

Di sudut kota yang durjana
Harapan besar telah menghilang
Siapapun tak peduli soal itu
Kau pun tak akan menemukan cinta

Kau adalah terik di siang hari
Kau juga dinginnya di malam hari
Tegak menantang demi bertahan
Hingga radang semesta datang menghujam

Tirani di bilik temaram
Menggigil cemas dalam ketidakadilan
Tak pernah lelah melawan dunia dengan derita
Hingga menerjang badai di atas belulang reruntuhan

Mengharap apa yang kau damba
Meski ribuan luka menancap menyayat
Hati mereka tak akan terbebani
Sampai engkau mati...

Sabtu, 07 November 2009

Kenangan Silam

Ku coba mengerti dan mencari
Sebuah arti dari sebuah kehidupan
Apa yang harus ku impikan
Semua telah sirna jalanku..

Hari-hari gelap telah pernah kulalui
Hingga ku terjatuh dalam kehancuran
Menoreh hitam di jiwaku
Menyesatkan aku dalam kehidupan..

Apa yang terasa dibenakku
Kenistaan hidup bagaikan dalam penjara
Butakan bathinku yang selama ini menyiksa
Terkunci erat tanpa berontak..

Ingin ku teriakkan
Bebaskan gejolak amarah diri
Membuka jendela mata hati
Dalam menyusuri angan hidup ini...

Rabu, 16 September 2009

Kamu Satu

Ku disini, teringat dirimu
Lama sudah kusimpan rasa rindu ini..
Ingin kulepaskan semua beban ini
Yang selalu terpendam di hati..

Gelisah yang kurasa,
Api cinta menyala terasa
Ingin berjumpa sang pujaan hati
Kasih serta rinduku padamu..

Jangan pernah engkau berpaling
Aku tahu rasa sayangmu hanya untukku
Dengarkan isi hatimu
Hanya kamu satu-satunya untukku..

Rasa cinta pada dirimu
Takkan tergantikan pada yang lain..
Entah sampai kapan,
Ku ingin terus bersamamu...

Sabtu, 06 Juni 2009

Api Peringatan

Pandang mata ini ke depan..!
Dari penguasa, bisingkan dunia dengan kata-kata
Arahkan picu senjata, muntahkan amunisi
Taburkan fitnah, berkoar dengan racun kimia..!

Marakkan kekacauan, saling membunuh
Mainkan provokasi boneka-boneka perang..!
Manusia bertabiat binatang,
Hingga tega memakan darah sesama..!

Gelegar bencana menghantam tanpa henti,
Korban terhempas berserakan..!
Sisakan kehancuran..jasad, harta dan benda
Menorehkan luka dan duka yang kelam..!

Apakah ini sebuah pertanda,
Peringatan dari akhir zaman
Kenyataan bagi manusia
Telah diperbudak setan..!
 

Senin, 27 April 2009

Saat Kau dan Aku

Ku teringat saat itu..
Goresan tulisan jemarimu
Selalu datang menghampiri
Ku jadi tak mengerti..

Sang waktu terus mengalir..
Seiring kata-kata manismu yang kau goreskan
Entah mengapa sehingga membuat
Diri ini tak sanggup berucap kata-kata..

Cerita kita,
Lepaskan belenggu nurani berdua
Terasa dikalbu,
Getaran rindu di dalam dada, kamu dan aku..

Walau mungkin dunia kita berbeda,
Ingin kujaga rasa cinta dan sayangmu
Ku jadikan semangat tuk' selalu bersamamu
Selamanya...

Senin, 17 September 2007

Bumi Dibakar Api

Manusia-manusia yang terhempas
Dalam jurang angkara murka,
Serta akal liciknya
Dan nafsu keserakahannya..!

Manusia yang bertahta, serta yang berkuasa
Hanya demi nafsu dan angkara
Menyerang beringas menghasut antara manusia,
Hantam sana hantam sini dan siap memangsa..!

Bumi semakin gelisah,
Api kehancuran takkan pernah padam!
Meninggalkan arti rasa derita serta
Jeritan manusia yang tiada terkira..!

Bagai laut yang tiada bertepi,
Semuanya kini telah terjadi..!
Tiada yang bisa lari,
Dari kenyataan ini..!