Sabtu, 28 September 2019

Death Metal Vol. 2. 2016

Seperti yang telah dijelaskan dalam Death Metal Vol. 1. 2016; Death Metal adalah aliran musik yang paling keras. Sebab nada-nada yang dihasilkan itu memang lebih high, lebih padat dan garang.
Death Metal dalam liriknya sering bertema tentang siksaan brutal, neraka dan kematian.


Death Metal Vol. 1. 2016

Death Metal adalah aliran musik Metal yang paling ekstrim; karena ia lebih dari sekedar kegelapan semata. Berbeda dengan pendahulunya (Thrash Metal), Death Metal menghasilkan nada yang lebih keras, lebih padat dan ganas.
Level keseramannya diatas satu tingkat dari pendahulunya.

Adhy Fhirman


Kata Rindu Pada Keluarga

Aku bisa pergi kemana saja, dan
Aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan disana.
Tapi satu hal yang membuatku ingin segera pulang; yaitu keluarga.


Kamis, 26 September 2019

Thrash Metal Vol. 1. 2016

Thrash Metal merupakan keturunan dari jenis aliran musik Speed Metal.
Seiring perjalanannya, nada-nada yang dihasilkan itu berubah menjadi lebih agresif dan lebih berat (lebih mengutamakan distorsi) dari pendahulunya; dan selanjutnya berkembang lagi menjadi 3 (tiga) jenis aliran musik; yakni Death Metal, Black Metal dan Groovy Metal.
Lirik-lirik dalam Thrash Metal sering bertemakan masalah sosial dengan penggunaan bahasa yang kasar dan mendalam.


Minggu, 23 April 2017

Ketika Bayangan Telah Berkuasa

Aku berjalan di sepanjang malam
Suara-suara telah menghantui bergema di udara
Menyiksaku saat memasuki sebuah lorong
Dari alam gelap yang dingin dan menyedihkan

Aku membuka pintu ke sisi lain
Dimana semuanya sudah begitu gelap
Langit terlihat hampa dan menghitam
Dimana-mana hanya bayangan gelap

Seperti jalan Neraka yang hitam pekat
Aku melihat dalam kekosongan
Kemana semua yang ada
Seperti kembali dalam ketiadaan

Aku tersadar dalam ketidakjelasan
Aku mencari api di dalam hatiku yang lapar
Bakar dagingku dan bersihkanlah jiwaku
Saat ku terjatuh dalam kegelapan

Dan sepanjang malam aku terus berjalan
Sebagai pencari cahaya
Sementara kegelapan telah berkuasa di sekelilingku
Dan masih tersisa di sudut hatiku




 

Senin, 09 Januari 2017

Sepi Dalam Hujan

Terhenti di persimpangan yang sama
Tertelan bias remang lampu jalan
Dinginnya udara di malam hari
Menanti penatnya hati yang ternodai

Hujan kadang datang berulang
Datang berlalu tanpa kesan
Selepas langit ditelan pekatnya malam
Gelisah datang yang kadang meradang

Merangkum ingatan pada sisa hujan
Saat temaram menenggelamkannya
Menelan sepi ketika memecah batu
Saat seringai hujan menghujam bumi

Suka duka telah genap terpaut
Menyelimuti lelah di penghujung hari
Berirama  dalam nuansa kebekuan
Saat biasnya terhias tetes tangisan...
 
 
 

Sabtu, 17 September 2016

Kerinduan Yang Retak

Untukmu yang kini sudah tak lagi tersentuh,
Jaga dirimu baik-baik.
Karena kini kau tidak akan pernah mengerti.
Bagaimana rasanya menunggu dan berharap,
Bagaimana merindu sampai mati.
Dan tak terhitung lembaran kertas yang aku habiskan menuliskan tentangmu.
Tapi satu yang pasti,
Baris-baris pada lembar itu bercerita tentang rindu.
Untukmu yang kini berada di tempat yang jauh,
Terima kasih telah menjadi alasan mengapa aku menulis kata-kata ini.



Sayatan Jiwa

Tenggelam kedalam lorong yang gelap
Tubuhku menggigil dan menyayat jiwa
Leherku tercekik ragaku terhempas
Nadiku terkoyak, pandangan semu terlempar jauh

Aku tak berdaya, perlahan diriku terambang mati
Tubuh dan ragaku musnah tak berdaya
Jiwaku perlahan binasa dalam kegelapan
Kaku berselimut dosa

Namun sinar cahaya-Mu datang menghampiriku
Cairkan darahku yang telah membeku
Walau raga ini terancam mati
Sinarilah aku dengan cahaya-Mu yang suci...

Rabu, 07 September 2016

Tiga Titik Hitam

Ketika semua bayang menjauh dari tubuh
Ketika semua angan menyapa
Aku terbaring dan terjebak
Dalam keheningan dan kehampaan

Ku coba sinari ruang jiwa ini
Ku coba sembunyikan suara hati
Ku coba menelan luka
Yang tak kunjung usai

Namun saat kebenaran tak lagi bermakna
Aku tersandar dan terdiam
Kemana kan' kubawa diriku pergi
Yang semakin lemah dan rapuh

Tiga titik hitam menembus angan
Keindahan semu hangatnya kugenggam
Mengikat erat hasrat jiwa yang penat
Kibaskan bathin nan azam...

Minggu, 21 Agustus 2016

Burung Bangkai

Ketika kota mulai terlelap
Puluhan burung bangkai kembangkan sayap
Terbangi langit kelam
Menatap nyalang, ikuti naluri liar terdalam

Mendekap malam, langit menyatu bersama hitam
Berakar benci, berbuah dendam, basahi bulu liar
Suntikkan rasa ingin memangsa
Seraya ikuti intuisi
Puaskan rasa lapar mencari bangkai tersayat

Sesosok burung bangkai
Pencabik mangsa  nokturnal
Menguliti perih jasad terkapar tanpa daya
Terkapar berselimut luka..!

Selasa, 10 Mei 2016

Penjara Bathin

Sulit tuk' ungkapkan beban pikiran
Mati terbelenggu dalam angan
Terkunci erat tanpa berontak
Membutakan hati nurani

Mendung kelabu goresan pilu
Hancur luluh tak berbentuk
Keputusasaan membelenggu
Siksa bathin menyayat jiwa

Nyalang hitam guratan penyesalan
Darah membeku dalam keheningan
Mimpi-mimpi selalu menghantui
Menyiksa bathinku dalam kegelapan..!

Sabtu, 30 April 2016

Terlilit Asa

Terjepit diam terpaku
Rapuh tanpa asa
Aku terjebak dalam ringkihan tubuh ini
Tersudut dalam kehampaan ruang dan waktu

Aku terlilit tak bisa lagi menggapai angan
Rasa sakit yang tak terhingga
Semakin sakit
Semakin tak terkendali

Muak lelahku
Gusar terhempas dalam hitam kelam
Bathin tersiksa goresan jiwa
Terkubur berselimut luka..!

Senin, 04 April 2016

Penghuni Neraka

Berwajah hitam, penglihatan yang gelap
Akalnya sudah hilang
Rantai belenggu dikalungkan, gada dipukulkan
Terbelenggu dalam Neraka

Menjerit dalam kebisuan
Menjerit dalam kebusukan
Menjerit dalam kerusakan
Diliputi rasa penyesalan yang dalam

Teriakannya tak didengarkan
Teriakannya tak dijawab
Tersiksa dalam belenggu rantai api
Kekal selamanya..!

Minggu, 19 Mei 2013

State Fire

My country has been bloody
War lust smoldering
Slaves devil boasted
Scatter the fire of hell

Greedy rulers spread throughout the city
Scatter defamation
Enliven chaos
Fighting over the country with hypocrisy

Land has been flushed
The smoke polluted air
This is all because of their behavior
Making the country like hell

Is this the reality that must be accepted
Only time will speak
While all humans born saint
But the situation has to change...!
 

Sabtu, 01 September 2012

Hujan Dibulan September

Saat hujan jatuh dan membasahi bumi
Maka terang akan menjadi kegelapan
Terasa sulit menjaga lilin agar tetap menyala
Hingga pada akhirnya aku kedinginan juga
Musim hujan membekukan ingatanku
Terpasung dalam gemuruh langit
Meneriakkan kelam rasa gelisahku
Seiring bergulirnya waktu yang tak bisa menunggu
Gelapnya malam ini
Menancapkan resah tanda tanya
Pandangan jauh terperangkap dalam hitam
Dunia terasa tak berjarak
Di setiap waktu aku akan kedinginan
Terkena hujan yang tak pernah berhenti
Selimut tebal takkan bisa menghangatkannya.
Harapan satu-satunya hanyalah lilin yang sudah terlanjur padam...

Minggu, 07 Maret 2010

Naungan Derita

Seribu tikaman merobek jantung
Merasakan belati yang menancap di ubun-ubun
Satu kata yang meracuni
Mengalir ke seluruh tubuh

Derita cinta dan dua dunia yang bertentangan
Bagaikan mutiara yang di rendam oleh darah
Hati yang bahagia terkubur bara api
Denting lembut dan nada indah seolah jadi saksi

Kesedihan tak pernah menjauh
Kepedihan tak pernah membisu
Lamunan nyawa terekam dalam semilir angin
Mengantarkan ke dalam naungan derita

Renungan jiwa yang menyesatkan hati
Terlamun dalam sepi, terdiam dalam sinar rembulan
Aroma nyawa terenggut derita
Terhilang keinginan memiliki kehidupan hakiki...

Kamis, 14 Januari 2010

Tekad Tertikam

Di sudut kota yang durjana
Harapan besar telah menghilang
Siapapun tak peduli soal itu
Kau pun tak akan menemukan cinta

Kau adalah terik di siang hari
Kau juga dinginnya di malam hari
Tegak menantang demi bertahan
Hingga radang semesta datang menghujam

Tirani di bilik temaram
Menggigil cemas dalam ketidakadilan
Tak pernah lelah melawan dunia dengan derita
Hingga menerjang badai di atas belulang reruntuhan

Mengharap apa yang kau damba
Meski ribuan luka menancap menyayat
Hati mereka tak akan terbebani
Sampai engkau mati...